Saturday, 6 June 2015

Silahkan klik tulisan atau gambar untuk lanjut membaca Ayu Azhari Tegaskan Hubungannya dengan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Annas.
Isu pernikahan Ayu Azhari dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Annas masih menjadi pembicaraan. Ayu mengaku mengenal Azwar, tapi hanya sebatas hubungan profesional.

"Tapi tidak ada hubungannya dengan proyek film," kata ibu enam anak ini.

Ayu sadar dengan profesinya sebagai artis yang rentan gosip. “Kalau untuk aku artis itu memang sangat mudah untuk dijadikan sasaran seperti ini. Untuk hal-hal yang sifatnya menarik perhatian ataupun menjadi sorotan. Jadi memang harus berhati-hati dan introspeksi,” kata artis cantik itu pada Jumat (5/6).

Ayu mengaku keenam anaknya mengetahui kabar tak sedap itu. "Tentu anak-anak jadi korban. Tapi untuk aku ini hal yang biasa," katanya. “Kalau anak-anak ya udah ngerti lah, kalau orang tua ya harus introspeksi."

Artis yang pernah berfoto seksi itu merasa harus terus menjaga diri, baik dari pergaulan ataupun isi bicaranya. Bahkan suaminya, vokalis band White Lion, Mike Tramp, diakui Ayu, mengetahui isu miring tersebut dan tetap mempercayainya.

Selama ini Ayu mengaku terlalu percaya pada orang lain. Foto yang tersebar merupakan buah kepercayaannya kepada temannya. Namun Ayu tak ingin membuat suasana makin panas.

"Aku enggak mau melukai hati orang lain, semua pihak. Aku juga enggak mau jadi alat politis pihak mana pun," ujarnya.


Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar juga akhirnya angkat bicara soal isu isu nikah siri dengan artis ibu kota,Ayu Azhari.

Sebelum memberikan arahan, Azwar Anas langsung berbicara soal isu pernikahaan siri yang kian ramai.

"Sebelum lebih jauh, mungkin yang ada di sini bertanya-tanya tentang isu di luaran beberapa hari terakhir," ujar Anas yang disambut tawa oleh staf dan penyuluh yang hadir.

Anas bercerita kalau dirinya dinasehati sejumlah orang kalau perjalanan pemerintahannya akan lancar mulai tahun pertama hingga keempat.

"Katanya di tahun kelima ada guncangan," imbuh bupati yang memasuki tahun terakhir pemerintahaanya tahun 2015.

Karenanya, Anas dan jajarannya memperbaiki birokrasi dan tata kelola keuangan.

Perbaikan tata kelola keuangan dan pelaporan membuat Kabupaten Banyuwangi diganjar predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). [Tempo/Tribun]