Saturday, 6 June 2015

Silahkan klik tulisan atau gambar untuk lanjut membaca Pink Beach di Pulau Komodo jadi Sasaran Wisata.
Pink Beach adalah sebutan yang diberikan para turis asing pada salah satu pantai di Pulau Komodo, Provinsi Nusa Tenggara Timur .

Sebagian orang mengenalnya sebagai Pantai Merah . Nah, lho! Kenapa namanya Pink Beach atau Pantai Merah, ya?

Pantai Merah atau Pink Beach adalah salah satu pantai indah yang ada di Pulau Komodo .

Pantai ini dijuluki Pantai Merah atau Pink Beach  karena warna pasirnya yang merah. Sebenarnya tidak seluruh pasirnya berwarna merah, tetapi campuran antara pasir putih dan merah.

Kalau dari jauh, perpaduan warna ini membuat pasir pantai tampak berwarna merah muda atau pink . Hihihih... ada-ada aja, yah!

Asal usul pasir merah ini juga tidak pasti. Ada yang mengatakan bahwa butiran merah itu berasal dari serpihan koral merah yang hancur.

Ada yang mengatakan bahwa butiran merah itu berasal dari cangkang hewan laut.

Sebagian yang lain mengatakan bahwa warna merah pasir ini berasal dari hewan mikroskopik (hanya bisa dilihat dengan mikroskop) yang bernama foraminifera .

Selain warna pasirnya yang unik, pantai ini menarik karena kaya akan ikan dan terumbu karang.

Kurang lebih 1000 jenis ikan, ratusan jenis karang, koral, dan 70 jenis tanaman sponge hidup di pantai ini.

Karena itulah, pantai ini sangat cocok bagi pecinta laut untuk kegiatan snorkeling dan menyelam.

Sayangnya, air laut di sini dikenal memiliki arus yang cukup kuat. Arus kuat ini terjadi akibat adanya pertemuan air laut tropis dari utara dan air laut dari selatan.

Makanya, para penyelam harus berhati-hati dan mewaspadai keadaan arus ini.

Meskipun memiliki pemandangan yang indah, Pantai Merah belum banyak yang mengunjungi. Setiap orang yang ingin berkunjung kemari, maka harus ditemani oleh jagawana .

Jagawana  adalah sebutan bagi petugas perlindungan Taman Nasional Komodo  (TNK). Sebab, biasanya, komodo suka berjemur di pantai ini.

Para turis yang ingin berenang di pantai ini juga harus memperhatikan keadaan sekeliling. Jika ada komodo yang berkeliaran di pantai, maka harus berhati-hati atau sebaiknya menunda keinginan berenang.

Kamu tahu tidak? Komodo itu termasuk binatang yang jago berenang, lho!

Pantai ini dapat dicapai dengan perahu atau jalan darat. Perlu waktu 30 menit naik perahu dari Loh Liang.

Oh, ya, Loh Liang itu adalah kampung tempat turis-turis berkumpul sebelum ke Pantai Merah ini. Kalau lewat jalan darat, perlu waktu sekitar 4,5 jam.

Kenapa begitu lama? Ya, karena memang harus melewati hutan bakau dan gugusan tebing karang.  Oleh sebab itu, pantai ini hanya dikunjungi kadang-kadang saja dan karena itulah menjadi sangat sunyi.

Justru karena sunyi, keindahan pantai ini lestari dan tetap alami hingga kini. Tidak banyak sampah di sini karena belum banyak orang yang mendatangi. [Kidnesia]