Wednesday, 13 July 2016

Silahkan klik tulisan atau gambar untuk lanjut membaca Abepura dan Heram Lenggang Pasca Isu Unjuk Rasa di Lapangan Trikora.
Distrik Abepura dan Distrik Heram, Kota Jayapura, Rabu pagi hingga siang lengang karena diterpa isu bahwa Komite Nasional Papua Barat akan berunjuk rasa di Lapangan Trikora.

Antara melaporkan hingga pukul 14.00 WIT, belum ada kerumunan di sejumlah tempat yang biasa menjadi persinggahan kelompok tersebut seperti di Expo-Waena, Jalan Perumnas I, Lingkaran dan kawasan Garuda Abepura.

Aparat Polres Jayapura Kota dibantu personel Dalmas dan Brimob Polda Papua serta prajurit TNI dari koramil setempat berjaga-jaga di sejumlah tempat yang biasanya menjadi konsentrasi massa.

Sementara, arus lalu lintas yang biasa padat dari arah Abepura ke Heram atau sebaliknya sejak pukul 09.00 WIT hingga pukul 14.00 WIT tetap aman lancar.

"Saya memilih tidak narik angkot mas. Katanya hari ini ada demo besar-besaran di Abepura. Jadi ada baiknya memilih libur di rumah saja," kata Jhoni, sopir angkot jurusan Abepura-Perumnas.

Sebelumnya, pada pekan lalu sekelompok warga menyebar selebaran berupa ajakan demo damai yang dikemas dalam bentuk acara bakar batu dan ibadah di Lapangan Trikora, Distrik Abepura, Kota Jayapura pada 13-14 Juli 2016 guna mendukung ULMWP masuk kedalam MSG.

Aksi tersebut mendapat beragam tanggapan dari sejumlah tokoh, di antaranya Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), Yunus Wonda yang meminta agar pendemo tidak bertindak anarkisris dan tidak mengikibarkan bendera Bintang Kejora.

Sedangkan, tokoh adat Sentani, Boas Assa Enotnuew meminta aparat keamanan bertindak tegas jika menemukan demo bersifat makar.

"Menyampaikan pendapat di muka umum itu sah-sah saja, sepanjang tidak melanggar undang-undang, tapi jika sudah anarkistis, apalagi makar, sebaiknya Polri di bantu TNI bersikap tegas," katanya. (BERITA:ANTARA/ FOTO:NABIRE)