Wednesday, 13 July 2016

Silahkan klik tulisan atau gambar untuk lanjut membaca Dinas Pendidikan Lubuklinggau Minta MOS Tidak Libatkan OSIS.
Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan mengimbau sekolah yang melakukan masa orientasi bagi murid baru agar tidak melibatkan sesama murid atau anggota organisasi siswa intra sekolah, tapi harus dilakukan oleh guru.

Kadisdik Kota Lubuklinggau Erwin Armeidi, Rabu mengatakan larangan itu menindak lanjuti instruksi Mendikbud Anies Baswedan bahwa mulai tahun ajaran 2016 ini seluruh sekolah dilarang melibatkan Osis dalam kegiatan masa orientasi sekolah (Mos).

Ia mengatakan masa Mos bagi murid baru yang diterima tahun ajaran 2016 akan diawasi ketat, bila masih ada sekolah melibatkan senior darai anggota Osis yang melaksanakan Mos itu akan ditindak tegas.

Masa orientasi sekolah bagi murid baru yang diterima melalui Panitian Penerimaan Siswa baru 2016 akandiubah polanya yaitu pengenalan terhadap buru dan lingkungan dilakukan langsung oleh guru bukan siswa senior karena diniai bernuansa mengarah pada tindak kekerasan dan membuat murid baru cemas.

Mengutip keterangan Mendikbud Anies Baswedan ia menjelaskan pola Mos kedepan akan diubah yaitu difokuskan pada pengenalan guru dan lingkungan sekolah bukan mengenal lingkungan yang keras.

Biasa Mos dirancang dan dilaksanakan oleh kalangan siswa yang dinilai rentan akan kekerasan karena dijadikan medium para senior untuk melakukan kekerasan terhadap adik kelasnya yang baru masuk sekolah.

Mulai tahun ajaran 2016 sudah saatnya mengehentikan kekerasan fsikis dan fisik yang dialami murid baru, selain itu seluruh atrubit juga akan ditiadakan, bagi sekolah yang melaksanakan Mos dengan panitia Osis akan ditindak tegas, tandasnya.

Mengenai jadwal register ulang bagi murid baru di setiap sekolah di Lubuklinggau tidak sama, ada yang lebih dulu dan ada juga hingga tanggal 14 Juli 2016 itu tergantung visi misi sekolah masing-masing.

"Kita tidak mengatur jadwal register ulang tersebut, semuanya diserahkan pada sekolah masing-masing karena mereka yang punya otoritas," katanya.

Kepala Sekolah SMP Negeri 8 Niswanti mengatakan pihaknya masih melaksanakan register sekolah bagi murid baru hingga tanggal 14 Juli 2016 dengan pertimbangan masih dalam susana masa libur sekolah, tapi ada juga sekolah lain hanya batas tanggal 11 Juli 2016.

"Kita memberikan waktu register ulang bagi siswa baru hingga tanggal 14 Juli 2016, karena mungkin masih ada siswa yang belum pulang dari mudik lebaran," ujarnya.

Ia mengatakan untuk tahun ajaran 2016 sekolahnya menerima Peserta Didik Baru (PSB) sebanyak 192 siswa untuk 6 memenuhi enam ruangan belajar yang tersedia.

Selama pelaksanaan penerimaan siswa baru sejak awal libur sekolah berjalan baik dan lancar, semuanya sesuai dengan Peraturan Walikota (Perwal) tentang Penerimaan Siswa Baru (PSB).

Setelah pelaksanaan registrasi siswa baru, maka pihak sekolah akan melaksanakan masa orientasi siswa (MOS) yakni dimulai pada 18 Juli 2016 dan mulai aktif sekolah pada 20 Juli 2016.

"Kami mengharapkan seluruh siswa termasuk siswa baru semuanya dalam keadaaan sehat selama liburan dan hari raya Idul Fitri 1473 H dan bisa mengikuti kegiatan sekolah dengan baik, untuk pelaksananna Mos tetap akan mengacu pada instruksi Mendikbud," katanya. (ANT)