Wednesday, 12 September 2018

Silahkan klik tulisan atau gambar untuk lanjut membaca Herry Naap Apresiasi Pembangunan Gedung Gereja GKI Getsemani Mandouw Biak. Herry Naap Apresiasi Pembangunan Gedung Gereja GKI Getsemani Mandouw BiakBIAK, LELEMUKU.COM - Bangunan gedung gereja Getsemani Mandouw yang kini berdiri megah dan memberikan keindahan juga bagi kota Biak menuai banyak pujian dari berbagai kalangan, begitupun dengan Plt.Bupati Herry Naap usai meresmikannya Sabtu (8/9) secara terang-terangan berikan apresiasi dan pujian,

"Bapak Ibu, saya salut dengan potensi warga jemaat sangat luar biasa terbukti dengan partisipasi dukungan topangan dalam pembiayaan hingga Rumah Tuhan berdiri dengan megah, mari kita berikan tepuk tangan bagi Tuhan" ujar Herry Naap saat memberikan sambutan.

"Pesan saya, kurang lebih 13 tahun proses pembangunan jadi jangan biarkan gereja ini kosong" imbuh Herry.

Sejalan dengan apresiasi di atas, Anggota BP AM Sinode GKI Di Tanah Papua wilayah IV yang terdiri dari Yapen, Waropen dan Mamberamo Raya, Pdt. Handry W.D.Kakiay dalam sambutannya mengingatkan kemitraan pemerintah dan gereja karena untuk tahun ini merupakan tahun pembinaan dan kesejahteraan.

"Pemda diminta terus mendukung gereja-gereja yang ada dengan membina keluarga, salah satunya hadir beribadah dalam rumah Tuhan karena tahun ini pembinaan dan kesejahteraan" kata Pdt.Handry.

Akhir sambutan Handry harapkan agar satu aset GKI (Getsemani Mandouw) berupa surat-suratnya dapat diserahkan kepada sinode tepat saat raker nanti.

Sebelumnya Anggota BP AM Sinode GKI Di Tanah Papua wilayah III Pdt. Michael Kapisa saat berkhotbah dalam ibadah yang dilaksanakan dalam gereja mendasari dengan Firman Tuhan dari Mazmur 84 ayat 1-13 dan Hagai 2 ayat 10. Hal yang harus dilakukan yakni bersyukur bagi Tuhan karena bisa berdiam dalam rumah -NYA, penghargaan atas iman kita, bersekutu dengan Tuhan, selain itu Kapisa juga ingatkan bahwa Gereja seharusnya dijadikan tempat kasih, pembangunan gereja berarti membangun diri sendiri menjadi bait Allah pintunya tetap dibuka.

Total jumlah dari donatur sebesar Rp.668.700.000 (enam ratus enam puluh delapan juta tujuh ratus ribu rupiah) sedangkan kontribusi dari warga jemaat dan panitia pembangunan Rp.1.472.615.900 (satu milyar empat ratus tujuh puluh dua juta enam ratus lima ribu sembilan ratus rupiah), dan dana yang terpakai untuk pembangunan sebesar Rp. 2.141.315.000 (dua milyar seratus empat puluh satu juta tiga ratus lima belas rupiah) sehingga patut menghaturkan banyak terimakasih bagi semua pihak tanpa menyebutkan nama satu per satu agar diberkati oleh Tuhan Yesus Kristus, hal ini dijabarkan dalam laporan panitia pembangunan yang dibacakan bendahara Ester Toding.

Berbagai puji-pujian dalam ibadah dari paduan suara, di antaranya ; Getsemani, Faiman Indo, Diaspora, PSA-LPPD Biak, dan Grace Voice yang disaksikan sejumlah pejabat, mulai dari Ketua, Wakil Ketua,Anggota DPRD Biak Numfor, Unsur Forkompinda, Pejabat TNI-POL, Ketua Klasis Sarmi Barat, Wakil Ketua Klasis Bonggo yang berakhir dengan jamuan kasih bersama. (HumasBiakNumfor)