Wednesday, 12 September 2018

Silahkan klik tulisan atau gambar untuk lanjut membaca Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau Masuk Islam Merupakan Hoax. Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau Masuk Islam Merupakan HoaxTORONTO, LELEMUKU.COM - Informasi terkait Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau yang masuk Islam tidaklah benar. Hal ini dibantah AFP dengan menyatkaan bahwa foto yang beredar telah dipalsukan oleh pihak-pihak tertentu.

Foto yang diposting awal oleh halaman Facebook Justin Trudeau Not dan disebarluaskan oleh situs web berita palsu Vatican Enquirer ini mengambarkan Trudeau seolah-olah berpakaian sorban yang sering dipakai muslim di Arab Saudi.

Gambar yang sudah diedit itu ditambahkan dengan kutipan "Setelah bertemu dengan ribuan pengungsi Suriah dan belajar banyak tentang iman mereka, saya belajar banyak tentang cinta Islam. Islam mempromosikan kedamaian dan pada kenyataannya lebih damai dari Kekristenan. Islam adalah agama yang menunjukan identitas saya."

Dijelaskan dalam foto palsu tersebut, Trudeau telah menjadi muslim sejak 26 Agustus 2016 lalu. Saat itu, kata media hoax tersebut, perdana menteri berada di Saguenay, sebuah kota di Provinsi Quebec. Ia saat ini sedang menghadiri pertemuan musim panas Kaukus Nasional dari Partai Liberal, partai ia berasal.

Dijelaskan foto tersebut merupakan editan yang disebarluaskan oleh 8000 akun media sosial ini bahwa, informasi tersebut didapat dari website Global Sun pada tahun 2016 lalu meski website tersebut sama sekali tidak dapat ditemukan di pencarian internet.

Pada kenyataannya Trudeau memang menghadiri konferensi partainya pada saat itu, namun ia tidak pernah menyebut satu hal yang berkaitan dengan Islam. Pada keesokan harinya saat Festival Muslim di Mississauga, Ontario, Trudeau juga tidak menyebutkan satu hal pun terkait keimanannya pada Islam.

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau Masuk Islam Merupakan HoaxSementara terkait foto jarak dekat yang diedit tersebut. Aslinya merupakan foto Trudeau yang memakai baju Pangerang Kecil, sebuah karakter dari novel milik Antoine de Saint Exupery. Pakaian itu dipakai saat memberikan hadiah permen kepada putranya pada perayaan Halloween, 31 Oktober 2016. (Albert Batlayeri)