Thursday, 6 December 2018

Silahkan klik tulisan atau gambar untuk lanjut membaca Bawa Motor Curian, Polisi Tangkap 2 Remaja SMK di Jayapura. Bawa Motor Curian, Polisi Tangkap 2 Remaja SMK di Jayapura
JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Dua remaja yang masih duduk di bangku sekolah menengah kejuruan (SMK) di kota Jayapura masing-masing berinisial AD (18) dan IN (18) tidak berkutik saat diamankan Tim Delta Sakura Polres Jayapura Kota dengan di Backup Tim Jatanras Polda Papua lantaran kedapatan membawa motor hasil curian.

Keduanya ditangkap saat sedang melintas menggunakan sepeda motor Yamaha mio soul yang merupakan hasil curian diseputaran Perumnas III Waena, Rabu (28/11) siang sekitar pukul 14:45 WIT.

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas, S.H., S.IK ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya menuturkan, kedua pelaku saat ini sudah berada di Satuan Reskrim Polres Jayapura Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, mengingat dari keterangan kedua pelaku telah mengakui kalau motor yang digunakannya merupakan motor hasil curian.

“hasil pemeriksaan awal, motor itu mereka ambil di RSUD Dok II, selain itu juga didukung dengan laporan polisi pada tanggal 06 April 2016 tentang Curanmor yang menyebutkan tentang hilangnya sepeda motor tersebut. Jadi motor itu sudah digunakan selama dua tahun oleh pelaku,” terang Kapolres, Rabu (28/11) sore.

Lanjutnya menjelaskan, penangkapan berawal ketika anggota gabungan melakukan patroli Mobile dan mendapati kedua pelaku menggunakan sepeda motor yang dicuirgai hasil curian lantaran tidak menggunakan nomor polisi serta tidak menggunakan kunci kontak saat sedang jalan.

“Karena curiga dengan motor yang digunakan merupakan hasil curian, anggota langsung memberhentikan dan melakukan pemeriksaan. Dan keduanya pun mengaku kalau motor itu merupakan hasil curian,” jelasnya.

Dirinya pun menambahkan kedua pelaku merupakan pelajar yang masih duduk di bangku sekolah menengah kejuruan (SMK) yang ada di Kota Jayapura. Disisi lain dugaan kuat mereka merupakan komplotan atau sindikat pelaku curanmor, untuk lebih jelasnya sampai saat ini terhadap keduanya masih dilakukan pemeriksaan lebih mendalam.(HumasPoldaPapua)