Wednesday, 5 December 2018

Silahkan klik tulisan atau gambar untuk lanjut membaca BPBD Sorsel dan PSBA UGM Yogyakarta Susun RIPB. BPBD Sorsel dan PSBA UGM Yogyakarta Susun RIPBTEMINABUAN, LELEMUKU.COM - Wilayah di Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel), Provinsi Papua Barat  rawan bencana alam, sehingga perlu dipersiapkan penanggulangan yang tepat saat terjadinya bencana alam. Dengan demikian dampak yang timbul akibat bencana alam dapat diminimalkan.

Untuk itulah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sorsel mengadakan kerjasama dengan Pusat Studi Bencana Alam (PSBA) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Tim PSBA UGM Yogyakarta sudah turun ke sejumlah lokasi rawan bencana di Kabupaten Sorsel, untuk menyusuan Rencana Induk Penanggulangan Bencana (RIPB).

Sehubungan dengan itu Tim PSBA UGM Yogyakarta melakukan Fokus Grup Diskusi (FGD) untuk memaparkan hasil RIPB yang disusun, sekaligus menjaring masukan dari berbagai pihak guna menyempurnakan RIPB yang disusun. 

Pemaparan RIPB oleh Tim PSBA UGM yang berlangsung Kamis (15/11) minggu lalu di ruang rapat kantor Bupati dihadiri langsung oleh Bupati Sorsel Samsudin Anggiluli, SE; Wakil Bupati (Wabup) Sorsel Drs.Martinus Salamuk dan Sekda Dance Yulian Flassy, SE, M.Si.

Pimpinan OPD serta sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat dan aktivitas pencinta sungai dihadirkan untuk mendengarkan pemaparan RPB sekaligus memberikan masukan kepada Tim PSBA UGM.

Bupati Samsudin Anggiluli pada kesempatan tersebut menjelaskan, kerjasama yang dilakukan oleh BPBD ini semata-mata sebagai upaya untuk mempersiapkan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat menanggulangi bencana yang terjadi.

"Jadi kalau terjadi bencana, pemerintah dan masyarakat sudah tahu apa yang dilakukan. Segala sesuatu yang terjadi di dunia ini kehendak Yang Maha Kuasa, kita manusia berupaya untuk menyadarkan masyarakat untuk siap menanggulangi bencana, sehingga dampak yang timbul tidak terlau berat," kata dia.

Sementara itu Ketua Tim PSBA UGM Prof.Dr.Djati Mardiyanto dan stafnya memaparkan tentang kondisi sejumlah wilayah di Kabupaten Sorsel yang rawan bencana banjir serta abrasi pantai di wilayah pesisir.

Kebijakan penanggulangan bencana dipaparkan secara lengkap yang dimulai dengan kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat serta penanggulangan secara terpadu. Hasil dari RIPB yang disusun oleh Tim PSBA UGM berupa dokumen dan peta.

Masukan yang diberikan peserta sebagian besar tentang upaya pencegahan. Khususnya daerah aliran sungai (DAS) yang ada di Kabupaten Sorsel perlu dijaga dan dilestarikan. (humassorsel)