Thursday, 3 January 2019

Silahkan klik tulisan atau gambar untuk lanjut membaca The “Carnival of Speed” and the Indianapolis 500.

The “Carnival of Speed” and the Indianapolis 500


The “Carnival of Speed” and the Indianapolis 500

Posted: 02 Jan 2019 09:25 AM PST

TOP 50 Dicembre 2018. Lancia cresce del 38%

Posted: 02 Jan 2019 09:22 AM PST

Silahkan membaca berita terbaru tentang otomotif berjudul TOP 50 Dicembre 2018. Lancia cresce del 38% di website Batlax Auto.

1 FIAT PANDA 10.532
2 LANCIA YPSILON 4.355
3 JEEP RENEGADE 3.461
4 RENAULT CLIO 3.357
5 VOLKSWAGEN POLO 3.321
6 JEEP COMPASS 2.910
7 FIAT 500X 2.883
8 RENAULT CAPTUR 2.797
9 CITROEN C3 2.695
10 DACIA SANDERO 2.614

11 DACIA DUSTER 2.599
12 TOYOTA YARIS 2.180
13 PEUGEOT 208 2.165
14 VOLKSWAGEN GOLF 1.894
15 FORD FIESTA 1.845
16 PEUGEOT 2008 1.843
17 VOLKSWAGEN TIGUAN 1.835
18 NISSAN QASHQAI 1.831
19 VOLKSWAGEN T-ROC 1.774
20 FORD ECOSPORT 1.771
21 VOLKSWAGEN UP! 1.696
22 FIAT TIPO 1.597
23 FIAT 500 1.593
24 PEUGEOT 3008 1.511
25 OPEL CORSA 1.412
26 FIAT 500L 1.358
27 CITROEN C3 AIRCROSS 1.313
28 MERCEDES CLASSE A 1.284
29 RENAULT KADJAR 1.208
30 HYUNDAI TUCSON 1.126
31 FORD KUGA 1.093
32 TOYOTA C-HR 1.090
33 OPEL KARL 1.079
34 AUDI A3 1.055
35 FORD FOCUS 1.029
36 OPEL CROSSLAND X 1.004
37 AUDI Q2 983
38 BMW X1 931
39 OPEL MOKKA 893
40 SMART FORTWO 883
41 PEUGEOT 308 860
42 KIA PICANTO 812
43 HYUNDAI I10 790
44 ALFA ROMEO STELVIO 776
45 FORD KA PLUS 757
46 TOYOTA AYGO 735
47 KIA SPORTAGE 716
48 SUZUKI VITARA 716
49 MERCEDES GLA 665
50 NISSAN MICRA 665

Alfa Romeo -33,23%
Fiat -14,29%
Lancia +38,65%
Terima kasih karena telah membaca berita tentang http://bit.ly/2s7zNUQ, jika berkenan silahkan baca berita lainnya di website kami.

Fiat colpita dai problemi economici della Turchia

Posted: 02 Jan 2019 12:22 AM PST

Silahkan membaca berita terbaru tentang otomotif berjudul Fiat colpita dai problemi economici della Turchia di website Batlax Auto.

Fiat è stata duramente colpite dalla crisi economica della Turchia. Le vendite di veicoli leggeri nel paese sono diminuite di un terzo nel 2018, dopo che i prezzi dei nuovi veicoli sono saliti in risposta al crollo del valore della lira turca. Fiat è vulnerabili alla crisi della Turchia, ha affermato Carol Thomas, analista per l'Europa centrale e orientale di LMC Automotive. Fiat costruisce la vettura compatta Tipo/Egea, il Qubo/Fiorino e il Doblò in Turchia. In Turchia il volume di Fiat Chrysler è sceso del 42%.


Inflazione, aumento dei tassi di interesse. Il mercato interno è stato duramente colpito dal tasso di cambio, dal picco dell'inflazione e dal forte rialzo dei tassi di interesse. Il mercato turco potrebbe scendere dai 609.000 veicoli del 2018 a 450.000 nel 2019, anche se l'azienda potrebbe rivedere tale cifra al rialzo se la Turchia estenderà i tagli fiscali per stimolare la domanda fino al 2019. La produzione di veicoli è scesa a 1,5 milioni nel 2018 da 1,66 milioni nel 2017 e scenderà a 1,4 milioni nel 2019, previsioni LMC.

La Turchia ha attratto le case automobilistiche come un luogo di produzione a basso costo , con un rifornimento salutare di lavoratori qualificati e semi-specializzati e una posizione centrale per un facile accesso all'Unione europea, all'Eurasia e al Medio Oriente. "L'energia è significativamente meno costosa di quella europea e la Turchia è abbastanza vicina all'Europa, quindi è facile esportarla", ha affermato Fawad Ahmad, analista di IHS Markit.
Terima kasih karena telah membaca berita tentang http://bit.ly/2BQmyMs, jika berkenan silahkan baca berita lainnya di website kami.

Harapan Marquez Bagi Pedrosa Yang Saat Ini Bersama Dengan KTM

Posted: 02 Jan 2019 12:19 AM PST

Silahkan membaca berita terbaru tentang otomotif berjudul Harapan Marquez Bagi Pedrosa Yang Saat Ini Bersama Dengan KTM di website Batlax Auto.
Motor KTM
Motor KTM. Sumber: Maniakmotor
MotoGP - Marc Marquez membuka peluang bagi dirinya untuk bergabung dengan KTM pada masa mendatang. Tapi dia punya syaratnya? Apa ya kira-kira?

Marquez mau bergabung dengan KTM asalkan motor KTM bisa kompetitif dalam memperebutkan gelar juara dunia. KTM sendiri baru berada di MotoGP selama 2 musim dan tim ini hanya baru memperoleh 1 podim sepanjang karriernya di MotoGP, yakni pada seri terakhir GP Valencia pada 2018 lalu yang disumbangkan oleh Pol Espargaro.

Kini KTM semakin serius untuk terus kompetitif di ajang balapan terbesar MotoGP ini. Salah satu caranya yaitu dengan merekrut Dani Pedrosa sebagai rider penguji yang akan dimulai pada MotoGP 2019.

Ternyata kedatangan Pedrosa ke tim KTM membuat rekannya dahulu di tim Honda, Marc Marquez berkomentar. Dia berharap jika Pedrosa bisa membuat KTM memiliki motor yang kompetitif. Dia yakin kalau mantan tandemnya itu bisa melakukannya.

"Dani memiliki kepekaan yang besar, saya yakin bahwa KTM melakukan pekerjaan yang hebat," kata Marc Marquez dikutip BolaSport.com dari Tuttomotoriweb.

"Dia pasti akan membuat motor KTM menjadi motor pemenang,

Dani Pedrosa. Sumber: Liputan6
Marquez juga menambahkan bahwa dirinya mungkin akan membuatnya membela KTM pada waktu-waktu mendatang. Tapi untuk saat ini, dia belum memiliki tekad untuk hengkang dari tim yang telah membuatnya juara dunia berulang kali.

Tim asal Jepang ini telah membawa Marquez menorehkan lima gelar jawara dunia MotoGP. Sementara untuk KTM, tim ini levelnya masih berada di bawah Ducati, Honda, serta Yamaha. Karena hal itulah kalau Marquez saat ini enggan untuk membela tim ini.

Ya, semoga saja dengan Dani Pedrosa menjadi rider penguji akan membuat tim KTM bisa kompetitif di ajang MotoGP. Sebagaimana kita tahu kalau Suzuki kini sudah "mulai" kompetitif dengan rider andalannya adalah Alex Rins.

Terima kasih karena telah membaca berita tentang http://bit.ly/2F3kBQj, jika berkenan silahkan baca berita lainnya di website kami.

Ciabatti: Sebaiknya Petrucci Fokus Pada Dirinyanya Dulu Ketimbang Kalahkan Dovizioso

Posted: 01 Jan 2019 11:44 PM PST

Silahkan membaca berita terbaru tentang otomotif berjudul Ciabatti: Sebaiknya Petrucci Fokus Pada Dirinyanya Dulu Ketimbang Kalahkan Dovizioso di website Batlax Auto.
Danilo Petrucci (Ducati)
Danilo Petrucci (Ducati). Sumber: MotoGP
MotoGP - Direktur olahraga Ducati Corse, Paolo Ciabatti, menyatakan bahwa pihaknya ingin Danillo Petrucci untuk fokus beradaptasi dengan motor barunya yang akan dia pakai di MotoGP 2019. Selain itu, dia sebaiknya untuk fokus mengumpulkan percaya dirinya terlebih dahulu sebelum musim baru ini dimulai.

Kita telah tahu bahwa Petrucci sendiri sudah membela Ducati selama 4 musim dengan berada di bawah naungan tim satelit, Octo Pramac Racing. Kini dia diberikan kesempatan untuk membela tim pabrikan untuk menggantikan posisi Jorge Lorenzo yang hengkang ke Honda.

Petrucci diberi kesempatan 1 tahun untuk membela tim pabrikan asal Italia ini, atau hingga musim 2019 usai. Oleh sebab itulah dia harus memiliki penampilan yang meyakinkan sejak awal musim supaya pelungnya untuk diperpanjang kontrak semakin terbukan lebar.

Dengan demikian, rider yang dijuluki sebagai The Petrux ini memiliki beban yang sangat besar untuk dipikul. Selain harus tampil cemerlang demi kontrak barunya, Petrucci juga diharapkan bisa berprestasi seperti Lorenzo. Selain itu, diharapkan dia juga bisa membantu Andrea Dovizioso untuk mengembangkan motor.

Ciabatti menyebut bahwa Petrucci tak boleh membuang kesempatan emas itu begitu saja. Sebab ia mendapat dukungan penuh dari tim pabrikan secara langsung. Ia menyatakan bahwa Petrucci setidaknya bisa memperoleh 1 kemenangan di musim 2019 nanti.

"Danilo harus bisa menahan tekanan yang lebih besar ketimbang sebelumnya, dan targetnya adalah meraih kemenangan perdana dan selalu bertarung di posisi lima besar," ungkap Ciabatti kepada Motorsport.com.

Ciabatti juga mengungkapkan kalau Petrucci ini harus selalu tampil ngotot supaya bisa mengalahkan Andrea Dovizioso yang telah membela tim ini sejak 2013 lalu. Tapi, dia harus fokus terhadap dirinya sendiri terlebih dahulu sebelum mematok target yang lebih tinggi lagi.

"Target Danilo bukan mengalahkan Dovi, tapi jika bisa melakukannya, maka sempurna. 

"Tujuan kami adalah membuatnya meraih kepercayaan diri, tak fokus membuktikan dirinya lebih baik dari Dovi.

"Ketika ada dua rider kompetitif dalam satu tim, seperti Honda dengan Jorge dan Marc Marquez, ada kalanya rider hanya fokus mengalahkan tandemnya, ketimbang fokus pada target tim," pungkas Ciabatti.

Jika Honda ditenagai oleh dua rider yang sama-sama pernah menjadi jawara MotoGP, maka Ducati adalah sebaliknya. Tapi hal ini mungkin akan membuat tim ini sama kuatnya di MotoGP 2019.

Terima kasih karena telah membaca berita tentang http://bit.ly/2F515DI, jika berkenan silahkan baca berita lainnya di website kami.

BUON 2019

Posted: 01 Jan 2019 11:37 PM PST

Silahkan membaca berita terbaru tentang otomotif berjudul BUON 2019 di website Batlax Auto.

BUON 2019 
Terima kasih karena telah membaca berita tentang http://bit.ly/2LJta3U, jika berkenan silahkan baca berita lainnya di website kami.

Marquez: Kedatangan Lorenzo Takkan Ubah Ambisi Saya Untuk Juara

Posted: 01 Jan 2019 11:19 PM PST

Silahkan membaca berita terbaru tentang otomotif berjudul Marquez: Kedatangan Lorenzo Takkan Ubah Ambisi Saya Untuk Juara di website Batlax Auto.
Marc Marquez (Repsol Honda)
Marc Marquez (Repsol Honda). Sumber: MotoGP
MotoGP - Kedatangan Jorge Lorenzo ke tim Honda tak akan membuat ambisi Marc Marquez untuk memenangkan MotoGP 2019 terganggu. Bahkan ia menuturkan tak pernah memiliki niat sedikitpun untuk menjegal langkah Lorenzo untuk bergabung timnya.

Jorge Lorenzo resmi pindah ke tim Honda untuk musim 2019 dan hengkang dari Ducati setelah para petinggi tim asal Italia ini mengalami percekcokan untuk mengangkat rider tim satelit, Danilo Petrucci.

Lorenzo sendiri sempat berada di ambang pensiun dini, tapi ia lebih memutuskan untuk berlabung ke tim Honda dan harus bertandem dengan sang jawara dunia MotoGP 2018, Marc Marquez.

Lorenzo sendiri sekarang sudah merasakan bagaimanakah motor yang ia tunggangi di MotoGP 2019 setelah melakoni dua tes pramusim di Valencia dan Jerez pada November lalu. Bahkan rider asal Spanyol itu terlihat mulus untuk beradaptasi dengan RC213V.

Meskipun dia ini sedang dirundung cedera pada kakinya, Lorenzo berhasil duduk di posisi 12 pada tes Valencia, dan posisi ke-5 di tes Jerez. Mungkin dengan kondisi yang lebih fit lagi, Lorenzo akan terlihat lebih garang mengendarai motor barunya ini.

Lantas, apakah dengan hadirnya Lorenzo akan membuat Marc Marquez sedikit mengendorkan ambisinya untuk meraih gelar juara dunia selanjutnya?

RC213V Jorge Lorenzo
RC213V Jorge Lorenzo. Sumber: MotoGP
Marquez mengaku bahwa dirinya tak peduli siapa yang akan jadi rekan setimnya di Honda untuk menggantikan posisi Dani Pedrosa. Bahkan ia mengaku bahwa kedatangan Lorenzo ke timnya, justru akan membuat dirinya semakin kuat lagi.

Kini kedua rider hebat ini sudah berada di dalam satu naungan yang sama, dan sudah pasti akan menggunakan motor yang sama pula. Hal ini membuat Marquez tidak punya alasan lain jika dirinya kalah dari Lorenzo.

"Kami akan punya motor yang sama, dan jika Jorge menang, saya akan tahu penyebabnya," ungkap Marquez sebagaimana dilansir dari Motorsport pada Rabu (2/1/2018).

Apakah mentalistas akan juga sedikit meredup dengan kehadiran Lorenzo?

Kita telah tahu bagaimanakah kondisi tim Honda ketika Marquez bertandem dengan Dani Pedrosa. Kita lihat bahwa keduanya jarang sekali bertarung sengit, baik itu di sirkuit maupun di luar sirkuit. 

Tapi sekarang dia akan bertandem dengan Lorenzo. Dia sudah tahu bagaimanakah hubungan dia ketika dirinya membela Yamaha dalam dua musim 2 musim ke belakang. Lantas, apakah hal ini akan membuat mentalitasnya kendor?

Marc Marquez
Marc Marquez. Sumber: MotoGP
Tentu saja Marquez menegaskan bahwa dirinya tidak akan membuat mentalitasnya kendor. 

"Kami akan punya motor yang sama, dan jika Jorge menang, saya akan tahu penyebabnya," ungkapnya.

"Tapi saya sadar, di tim pabrikan jelas akan ada rider pemenang. Jika Anda tak menang, rider lain yang akan menang. 

Ini bukan berarti Dani tak memberikan apa pun pada Honda, karena apa yang telah ia beri sungguh menakjubkan. Tapi jelas Jorge salah satu pebalap terbaik, dan ia terbukti bisa menang dengan motor lain," tutupnya.

MotoGP 2019 akan berlangsung pada Maret mendatang. Kita nantikan saja bagaimana kedua rider ini saling berjibaku ketika berada di satu tim yang sama.

Terima kasih karena telah membaca berita tentang http://bit.ly/2R5SA1y, jika berkenan silahkan baca berita lainnya di website kami.

Pindahnya Lorenzo Ke Ducati, Dovizioso: "Itu Seperti Pisau Bermata Dua"

Posted: 01 Jan 2019 10:39 PM PST

Silahkan membaca berita terbaru tentang otomotif berjudul Pindahnya Lorenzo Ke Ducati, Dovizioso: "Itu Seperti Pisau Bermata Dua" di website Batlax Auto.
Marc Marquez dan Jorge Lorenzo
Marc Marquez dan Jorge Lorenzo. Sumber: MotoGP
MotoGP - Rider Ducati, Andrea Dovizioso mengungkapkan bahwa kedatangan Jorge Lorenzo ke Honda diibaratkan seperti pisau bermata dua. Kenapa demikian?

Lorenzo resmi hengkang dari Ducati pada MotoGP 2019 dan berlabuh ke Honda. Ia akan membela tim ini hingga MotoGP 2020 usai. Selain itu, ia juga bakal dipasangkan dengan sang jawara MotoGP 2018, Marc Marquez.

Menurut Dovi, kedatangan Lorenzo ke Honda tentu saja akan membuat pabrikan asal Jepang ini menjadi tim terbaik di ajang MotoGP. Tapi ada juga sisi buruknya, yakni bisa memungkinkan timbulnya konflik.

Perpindahan rekan setimnya dulu ke Honda mungkin saja akan menimbulkan konflik dalam tim ini. Bahkan dalam dua musim terakhir, hubungan Dovi dan Lorenzo juga tidak begitu baik ketika berada di tim Ducati. Keduanya kerap sekali selalu bersitegang.

Bahkan keduanya tak segan-segan untuk saling menyerang di media. Kondisi ini membuat tim harus mendamaikan keduak rider andalannya ini.

"Ketika Anda memiliki dua pebalap juara dunia, kita akan saling menekan dan itu positif untuk pengembangan motor tetapi itu juga bisa menciptakan konflik." ujar Dovi sebagaimana dilansir dari Bikesportnews pada Rabu (2/1/2018).

Ini adalah jalan menuju kehilangan beberapa poin,

"Setiap juara dunia melakukan dengan cara khusus untuk melakukan sesuatu. 

Ketika saya melihat data, saya bisa melihat beberapa hal buruk tetapi selalu ada sesuatu yang istimewa, sehingga ini adalah poin negatif yang tidak akan kita miliki tahun depan."

Honda akan mengandalkan Marquez dan Lorenzo yang keduanya sudah sama-sama menjadi juara dunia. Tentu saja ini akan membuat pabrikan asal Jepang ini semakin kuat saja di MotoGP.

Sementara Ducati sendiri akan mengandalkan Andrea Dovizioso dan juga Danillo Petrucci. Kedua ridernya belum pernah merasakan nikmatnya juara dunia MotoGP. Tapi hal itu tak membuat tim ini menjadi lemah.

Kita nantikan persaingan kedua pabrikan ini di MotoGP 2019 yang akan berlangsung pada bulan Maret nanti.

Terima kasih karena telah membaca berita tentang http://bit.ly/2LKjVjT, jika berkenan silahkan baca berita lainnya di website kami.