Tuesday, 12 February 2019

Silahkan klik tulisan atau gambar untuk lanjut membaca Dinsosdukcapil Papua Temukan Pemalsuan KTP Elektronik di Paniai. Dinsosdukcapil Papua Temukan Pemalsuan KTP Elektronik di PaniaiJAYAPURA, LELEMUKU.COM - Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Papua baru-baru ini menemukan pemalsuan KTP elektronik di Kabupaten Paniai.

Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil Papua Ribka Haluk mengatakan telah membuat surat teguran kepada pihak pembuat KTP elektronik palsu untuk menghentikan kegiatan ilegalnya tersebut.

“Kita sudah buat surat teguran kepada mereka yang membuat KTP elektronik ilegal. Nanti kita akan terus pantau,” terang ia di Jayapura, kemarin.

Ribka pun mengingatkan seluruh warga agar membuat KTP elektronik hanya di kantor pemerintahan setempat. Sebab setiap penerbitan identitas elektronik tersebut, bakal menyertakan nomor kartu tanda penduduk yang dicatat secara online pada data base kementerian terkait dan berlaku nasional.

“Hati-hati saja masyarakat yang ingin coba-coba memalsukan KTP elektronik. Tetap bagaimanapuan akan dideteksi. Sampai dimana pun dia pergi tetap akan terbaca dan ketahuan. Sehingga saya harap tidak diteruskan karena justru akan merugikan dirinya sendiri sebab berpotensi masuk penjara.”

“Karena dalam pasal 96 UU Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan, para pelaku pemalsu ini sebenarnya terancam hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar,” jelasnya.

Masih dikatakan, saat ini dinas sosial sudah memasang card reader atau alat untuk mendeteksi KTP elektronik palsu. Alat tersebut juga memiliki pengaman (safety) tingkat tinggi, hingga sekeras apa pun para pihak membuat KTP Ilegal, tetap dengan cara apapun bakal terdeteksi.

“Apalagi alat ini hanya ada di Dinas Sosial Provinsi Papua dan belum ada di kabupaten/kota. Namun kita mendorong agar alat ini bisa ada di kabupaten dan kota. Supaya setiap KTP elekronik palsa dapat dideteksi dan dimusnahkan,” tegas ia.  (DiskominfoPapua)