Friday, 15 February 2019

Silahkan klik tulisan atau gambar untuk lanjut membaca Ibnu Mubarok Meninggal Karena Ledakan Granat di Cibungbulang. Ibnu Mubarok Meninggal Karena Ledakan Granat di CibungbulangCIBINONG, LELEMUKU.COM - Komandan Distrik Militer Kodim 0621/Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat (Jabar) Letkol (inf) Harry Eko Sutrisno menyatakan seorang anak di Kampung Wangun Jaya, Kecamatan Cibungbulang, meninggal dunia akibat ledakan granat pada Kamis (14/2).

Ledakan granat itu menewaskan Ibnu Mubarok yang berumur 10 tahun, sementara dua korban lainnya yang  M Doni (14) serta Khoirul Islami (10) mengalami luka dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang.

Sutrisno menerangkan, granat dengan jenis granat lontar atau grenade launcher mortir (GLM) ini awalnya ditemukan sekelompok anak yang tengah bermain di area militer di sekitar perbukitan Gunung Kapur Ciarutenilir Kawasan Cibungbulang.

"Kejadian sekitar pukul 14.00 WIB. Ada dugaan granat itu didapat dari lokasi latihan militer yang berada atas bukit," jelasnya.

Kemudian granat itu dibawa pulang ke rumah korban selama dua hari yang kemudian dibuang orangtua korban di bagian belakang rumah dan kembali ditemukan oleh anak-anak tersebut.

"Lokasinya cukup jauh dan area steril dari warga sipil. Ada dugaan granat itu ditemukan terkubur dan digali anak-anak dan di bawa pulang ke rumah," tuturnya.

Harry menuturkan, granat lontar meledak karena diduga dipukul-pukul atau benturkan ke benda keras. Kejadian ini sambung dia, sudah mendatangi rumah korban bersama polisi untuk meminta keterangan saksi-saksi.

"Kami himbau masyarakat dapat mengantisipasi peristiwa serupa dengan tidak mendatangi area latihan militer. Khususnya, orang tua agar memerhatikan anak-anaknya tidak bermain di area latihan yang jaraknya sekitar 2 kilometer," katanya. (Albert Batlayeri)