Tuesday, 12 February 2019

Silahkan klik tulisan atau gambar untuk lanjut membaca Naftali Yogi Minta Tokoh Agama Doakan Kedamaian Selama Pemilihan Umum 2019. Naftali Yogi Minta Tokoh Agama Doakan Kedamaian Selama Pemilihan Umum 2019JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Para tokoh agama di Bumi Cenderawasih diimbau untuk mendoakan pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada April 2019 mendatang, agar berjalan dengan aman dan damai.

Hal ini disampaikan Kepala Biro Kesra Setda Papua Naftali Yogi dalam satu kesempatan di bumi cenderawasih, pekan lalu.

Menurut ia, dari laporan Badan Intelejen Negara (BIN) disampaikan bahwa pelaksanaan Pileg di wilayah kabupaten, merupakan pesta demokrasi paling rawan konflik di bumi cenderawasih. Namun pelaksanaan Pilpres dipastikan tak bakal berpengaruh banyak pada kondisi keamanan maupun ketertiban masyarakat.

Oleh karenanya, selain keterlibatan aktif dari pemerintahan di tingkat provinsi, kabupaten dan kota serta distrik maupun kampung, diperlukan pula doa dari para tokoh agama serta umat untuk mewujudkan pelaksanaan Pilpres dan Pileg, terlaksana dengan damai.

“Untuk itu, kami mengapresiasi sejumlah lembaga termasuk forum umat kerukunan beragama yang menginisiasi sejumlah kegiatan untuk mendoakan pelaksanaan Pilpres dan Pileg agar berjalan baik. Kita pun berharap kegiatan ini bisa diikuti oleh lembaga maupun individu lainnya, guna menciptakan pesta demokrasi yang aman dan damai diatas negeri ini,” pungkas ia.

Sebelumnya, Gubernur Papua mendorong pihak gereja agar membuat persekutuan doa didalam lingkungan jemaatnya, guna mewujudkan daerah ini agar tetap aman damai serta dijauhkan dari konflik yang berpotensi menimbulkan korban jiwa.

“Sebab persekutuan doa itu sangat penting. Karena Papua pun bisa ada sampai saat ini karena doa-doa dari hamba Tuhan yang ada sejak dahulu. Sejak Ottow dan Geisler mendoakan tanah ini sampai kepada seluruh hamba Tuhan yang ada hingga kini,” terang Sekda Papua Hery Dosinaen di Jayapura,  baru-baru ini.

Ia pun berharap seluruh umat di wilayah ini agar tetap berupaya menjaga keharmonisan dan kedamaian Bumi Cenderawasih, sebagaimana semangat Hari Pekabaran Injil yang memasuki tahun ke 164.

Sementara hal yang tak kalah penting lainnya, terus berupaya meningkatkan kewaspadaan dari para pihak yang berupaya mengacaukan toleransi antar umat beragama di Papua. (DiskominfoPapua)