Monday, 13 May 2019

Silahkan klik tulisan atau gambar untuk lanjut membaca Polres Metro Jakarta Timur Ciduk 31 Orang dari 5 Geng Motor. Polres Metro Jakarta Timur Ciduk 31 Orang dari 5 Geng MotorJAKARTA, LELEMUKU - Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Timur (Jaktim) menggelar konferensi pers terkait penangkapan sejumlah geng motor di wilayah Jakarta Timur. Dalam konferensi pers itu, Kapolres Metro Jaktim Kombes Pol Adi Wibowo didampingi Kasat Reskrim dan Kanit Jatanras Polres Metro Jaktim.

Kombes Adi menjelaskan bahwa pihaknya berhasil menangkap 31 orang yang terdiri dari berbagai geng motor.

“Dan telah diamankan tiga puluh satu orang anggota geng motor dari beberapa geng diantaranya geng motor ‘Belgia All Star’, ‘Tong Opung All Star’, ‘Kp 200 All Star’, ‘Brother Official 417’ dan ‘Lebanon ‘,” terang Kombes Adi di Lantai 2 Mapolres Metro Jakarta Timur, Minggu (12/05/2019).

“Diamankan pada hari Minggu, 12 Mei 2019, sekitar jam 04.50 WIB, di depan SPBU Matraman Jakarta Timur. Pada saat diamankan, ke tiga puluh satu orang itu sedang bergerombol di depan SPBU dan saat diamankan mereka beralasan selesai melaksanakan SOTR (Sahur On The Road),” sambungnya.

Dari hasil pendataan diperoleh bahwa ada 10 orang dewasa dan 21 orang di bawah umur. “Diamankan juga tiga belas unit sepeda motor berbagai merk/jenis dan lima lembar bendera kelompok geng motor,” ujar Kombes Adi.

Penangkapan yang dilakukan Unit Raimas dan Satuan Gerak Cepat ( Rajawali) Polres Metro Jakarta Timur itu berawal dari informasi masyarakat yang mengatakan adanya sekelompok geng motor yang sedang berkumpul di depan SPBU Matraman Tegalan Jakarta Timur.

“Setelah dilakukan interogasi terhadap kelompok-kelompok geng motor tersebut, didapat keterangan bahwa mereka terlebih dahulu berkumpul di markas masing-masing. Selanjutnya secara bersama-sama berangkat menuju Masjid Istiqlal Jakarta Pusat dengan tujuan Sahur bersama,” jelas Kombes Adi.

Kombes Adi menjelaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan patroli untuk memastikan keamanan di bulan suci Ramadan.

“Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi tawuran yang marak akhir-akhir ini,” ungkap Kombes Adi. 

“Dan setelah dilakukan pemeriksaan kepada masing-masing orang geng motor tidak ditemukan senjata tajam serta rata-rata masih dibawah umur.  Akan dilakukan pendataan dan pembinaan.  Serta tindakan tilang terhadap sepeda motor yang tidak lengkap surat-suratnya,” pungkas Kombes Adi. (HumasPoldaMetro)