Tuesday, 15 September 2020

Silahkan klik tulisan atau gambar untuk lanjut membaca Ricard Mayor Ungkap Penutupan Pelayanan Rawat Jalan RSUD Biak Diperpanjang.

BIAK, LELEMUKU.COM – Managemen RSUD Biak memperpanjang penutupan pelayanan rawat jalan akibat adanya 21 tenaga medis (termasuk dokter) yang dinyatakan positif terkomfirmasi tertular Covid-19. Perpanjangan waktu penutupan bagian rawat jalan itu dilakukan karena sebanyak 180 specimen swab yang telah dikirim ke Litbangkes Jayupura masih dalam pemeriksaan.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan terhadap terjadinya transmisi lokal dan memastikan bahwa tenaga medis yang ada di RSUD Biak tidak tertular Covid-19, maka 180 spesimen swab yang telah di kirim ke Litbangkes Jayapura hasilnya masih ditunggu.

Direktur RSUD Biak dr. Ricard Ricardo Mayor, M.Kes mengatakan, hasil pemeriksaan swab specimen itu membutuhkan waktu beberapa hari karena antrian, maka RSUD Biak memperpanjang bagian rawat jalan hingga dengan tanggal 12 September mendatang. Rawat jalan akan dibuka kembali pada tanggal 14 September mendatang.

“Jadi setelah melalui evaluasi dan rapat koordinasi diputuskan bagian pelayanan rawat jalan diperpanjang penutupannya, ini dilakukan untuk mengatisipasi terjadinya transmisi Covid-19, termasuk ke pasien yang akan berobat,” kata Direktur RSUD Biak dr. Mayor, M.Kes saat dikomfirmasi, Minggu (6/9) kemarin.

Terkait dengan penutupan sementara bagian layanan rawat jalan, Ia meminta supaya masyarakat dan semua pihak memaklami dan memahami kebijakan yang diambil oleh pihak managemen RSUD Biak saat itu. Pasalnya, sikap yang diambil oleh pihak RSUD Biak merupakan bagian dari upaya pencegahan dan kepentingan pasien serta semua masyarakat Biak Numfor.

“Seluruh area di lingkungan RSUD Biak telah didisinfeksi selama dua hari ( tanggal 4 – 5 September) dan kegiatan tersebut terus dilaksanakan setiap hari. Kami harapkan supaya apa yang dilakukan oleh pihak RSUD Biak dimaklumi dan dipahami bersama, mari kita saling menjaga dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19,” tandasnya.

Sekedar diketahui, seperti yang telah diberitakan sebelumnya bahwa mulai hari Sabtu lalu RSUD Biak juga meniadakan jam besuk dan pintu utama ditutup. Penutupan itu dilakukan untuk menghindari keramaian serta sebagai bagian dari upaya mempersempit penularan Covid-19. (HumasBiakNumfor)