Tuesday, 23 February 2021

Silahkan klik tulisan atau gambar untuk lanjut membaca Herman Lerebulan Evaluasi Kinerja Korwil dan Kepsek di Tanimbar.

SAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispenbud) Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Drs. Herman Yoseph Lerebulan  melakukan evaluasi pelaksanaan pembelajaran jarak jauh melalui Daring dan Luring selama pandemi virus corona (COVID-19) tingkat PAUD hingga SMP.

Kegiatan yang diikuti oleh Koordinator Wilayah (Korwil) dan Kepala Sekolah (Kepsek) bertujuan memberikan pemahaman benar tentang Peraturan Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 24 Tahun 2012 dan Permendikbud nomor 119 tahun 2014 tentang penyelenggaraan pendidikan jarak jauh pada pendidikan tinggi.

Penggunaan Dana Alokasi Khusus Fisik (DAK-Fisik), sertifikasi guru tahun 2020 dan 2021, penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP), penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Biaya Operasional Pendidikan (BOP) untuk paket A, B, dan C, serta membahas tentang kekosongan tenaga Korwil, Kepsek, maupun tenaga guru.

“Evaluasi juga dilakukan terhadap aset-aset negara yang berada di sekolah yang terkadang sengaja dibawa saat berakhirnya masa jabatan,” ujar dia pada Jumat, 19 Februari 2021.

Lerebulan menyebutkan kegiatan serupa sudah berjalan sejak pada 2019 terhadap para bendaharan BOS dan lebih ditingkatkan dengan melibatkan Kepsek dengan hasil segala sesuatu mengenai prosedur, petunjuk teknis, maupun peruntukkan dana BOS dijelaskan secara terperinci pada 2020.

“Sementara pada 2021 ini secara menyeluruh melibatkan korwil dengan mematuhi protokol kesehatan. Sehingga kami bagi zonasi selama enam hari kegiatan,” sebutnya.

Lerebulan menekankan pengelolaan keuangan di sekolah harus sehat yang dilengkapi laporan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) tepat waktu agar meminimalisir praktek manipulasi data keuangan dan pengamanan aset negara yang dimiliki kepsek pensiun.

“SPT harus berdasarkan fakta dan hindari manipulasi. Apalagi dalam tahun ini BPK akan memeriksa penggunaan dana BOS untuk Covid-19,” tutup Kadispendikbud. (Laura Sobuber)